TNI AL – Penerangan Lanudal Kupang

Sinergi antarpemangku kepentingan penerbangan menjadi salah satu kunci dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan. Semangat tersebut tercermin dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI dan berakhirnya masa bakti kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesian Air Traffic Controllers Association (IATCA) Kupang periode 2022–2026 yang dihadiri Komandan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Danlanudal) Kupang, Letkol Laut (P) Muhammad Sapari, S.E., M.Tr.SOU., M.Han., di Ballroom Hotel Sahid T-More, Jalan Piet A. Tallo, Oesapa Selatan, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (11/10/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 15.15 hingga 17.28 WITA tersebut, Danlanudal Kupang didampingi Lettu Laut (K/W) dr. Jihan Cantika Fatmawati. Kehadiran Lanudal Kupang menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat koordinasi dengan unsur-unsur yang memiliki peran strategis dalam ekosistem penerbangan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Muscab VI IATCA Kupang menjadi momentum penting bagi organisasi dalam mengakhiri masa bakti kepengurusan periode 2022–2026 sekaligus menjalankan proses musyawarah organisasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pemutaran video pembuka, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IATCA, dan Hymne IATCA, dilanjutkan sambutan Ketua DPC IATCA Kupang serta General Manager AirNav Indonesia Cabang Kupang.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video ajakan Muscab VI, pengundian pengusul bakal calon, pembagian doorprize, serta foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan. Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah dalam suasana tertib dan penuh kebersamaan.

Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Kupang I Made Junerta, S.H., M.M., perwakilan Lanud El Tari, Basarnas, AirNav Indonesia, LPPNPI Cabang Kupang, serta perwakilan instansi dan mitra terkait lainnya.

Kehadiran Danlanudal Kupang dalam forum tersebut menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi lintas instansi guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing, khususnya dalam menciptakan lingkungan penerbangan yang aman, tertib, dan profesional.