Jakarta, 28 Oktober 2026 — Sekitar pukul 16.30 Waktu Indonesia Barat, kantor DPP Partai Berkarya Nasional (PBNAS) di Pavillon CDR, Jalan Cik Ditiro I No. 1, Menteng, Jakarta Pusat menjadi saksi momen penting bagi perjalanan partai. Di ruangan yang dihadiri para pendiri dan pengurus pusat, penandatanganan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Berkarya Nasional resmi dilaksanakan, menandai babak baru konsolidasi organisasi dan langkah strategis menuju agenda politik ke depan.

Acara tersebut dipimpin dan disaksikan langsung oleh para tokoh sentral partai, antara lain Ketua Umum Neneng A. Tuty, SH; Ketua Harian Jamal Abdul Kadir; Sekretaris Jenderal Roby Gultom; Bendahara; serta anggota Dewan Pengurus Pusat lainnya. Dokumen AD/ART yang telah disusun dan disahkan oleh notaris Rusiono itu ditandatangani dalam suasana khidmat sekaligus penuh optimisme.“Kami menandatangani AD/ART ini sebagai wujud komitmen organisasi terhadap tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ini bukan sekadar dokumen; ini adalah peta jalan kami untuk bergerak bersama membangun bangsa,” ujar Neneng A. Tuty usai penandatanganan.
Roby Gultom menambahkan bahwa pembaharuan aturan internal tersebut dirancang untuk memperkuat mekanisme kaderisasi, memperjelas peran dan tanggung jawab pengurus, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis. “AD/ART baru akan menjadi fondasi bagi partai untuk tumbuh secara terstruktur dan responsif terhadap dinamika politik nasional,” kata Robin goeltom

Notaris Rusiono yang mengesahkan dokumen AD/ART itu menyatakan bahwa seluruh proses pembuatan dan pengesahan telah dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dengan status legal yang jelas, PBNAS kini siap mendaftarkan perubahan/keputusan organisasi ke instansi terkait dan melanjutkan tahapan administratif yang diperlukan.

Suasana penandatanganan berjalan hangat namun tertib, disertai interaksi singkat antarpendiri dan pengurus yang menegaskan semangat kolektif. Beberapa peserta menilai momen ini sebagai titik balik penting yang memberi sinyal kesiapan PBNAS menghadapi agenda politik jangka menengah hingga panjang.

Para pengurus juga mengumumkan beberapa langkah lanjutan, termasuk penguatan struktur kepengurusan di tingkat daerah, pelatihan kader, serta perumusan program kerja yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Langkah-langkah tersebut disiapkan untuk menghadirkan alternatif kepemimpinan yang kredibel dan solusi kebijakan bagi masyarakat.

Penandatanganan AD/ART Partai Berkarya Nasional menjadi tonggak simbolik sekaligus praktis: simbol tekad dan bukti kesiapan administratif. Dengan pembaruan ini, PBNAS menegaskan posisinya sebagai aktor politik yang siap bergerak dengan aturan main yang jelas serta visi kebangsaan yang progresif.

Dengan semangat kebersamaan dan tatanan organisasi yang lebih kokoh, PBNAS menatap ke depan—menguatkan barisan, memperluas jaringan, dan menyiapkan program-program yang dapat menjawab kebutuhan rakyat.